Minggu, 13 April 2014
Need For Speed Most Wanted Unique
![]() |
Its all good ... until the tail does not sit the police have to wriggle out of stopping in the narrow alleys, with a special ability to slip between machines without ucing the speed ... Tear off the chase, the cops show aerobatics.


- CPU : Minimum: Pentium IV or Athlon XP 1.8 mhz
- RAM :1 GB
- Operating System : Windows 98/98SE/ME/2000/XP
- Video Card : AGP Video Card with 256 MB and a DirectX 9 compatible driver (GeForce4+ /Radeon 7500+)
- DirectX Version : 9c
- Free Disk Space : 2 GB
Download Dari MediaFire :
Download Part 1
Download Part 2
Download Part 3
Download Part 4
Download Part 5
Download Part 6
Download Part 7
Password Mediafire : www.world4free.in
Kamis, 10 April 2014
Mantan Menhut Hasjrul Harahap Meninggal
Mantan Menteri Kehutanan Hasjrul Harahap tutup usia pada Sabtu pukul 14.46 WIB di usia 82 tahun karena penyakit kanker yang dideritanya selama 2 tahun.
Sebelumnya Ia dirawat di RS Medistra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan Rabu (5/2/2014). Hasjrul meninggalkan seorang putri yaitu Ira Hasyda Harahap dan 5 orang cucu.
Rencananya Almarhum akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta pada Minggu (9/2/2014).
Ir. Hasjrul Mustafa Kemaludin Harahap adalah Menteri Kehutanan Indonesia pada periode 1988 hingga 1993 pada Kabinet Pembangunan V di bawah pemerintahan Presiden Soeharto.
Beliau lahir di Pematang siantar, Sumatera Utara, 18 November 1931 dan meninggal pada hari sabtu 8 Februari 2014 di Jakarta saat berumur 82 tahun. Untuk lebih jelasnya silahkan baca "Biografi Hasjrul Harahap" .
Ir. Hasjrul Mustafa Kemaludin Harahap adalah Menteri Kehutanan Indonesia pada periode 1988 hingga 1993 pada Kabinet Pembangunan V di bawah pemerintahan Presiden Soeharto. Beliau lahir di Pematang siantar, Sumatera Utara, 18 November 1931 dan meninggal pada hari sabtu 8 Februari 2014 di Jakarta saat berumur 82 tahun.
Sebelum menjabat sebagai menteri, pria kelahiran Pematangsiantar, Sumatera Utara itu juga pernah menjabat sebagai Direktur Produksi PNP V pada periode 1968 hingga 1978 serta Direktur Utama PTP XXXIII Jawa Timur periode 1978 hingga 1983.
Hasjrul yang dilahirkan pada 18 November 1931 itu juga pernah menjabat sebagai Menteri Muda Tanaman Keras di Kabinet Pembangunan IV. Almarhum juga meraih gelar doktornya dari Institut Pertanian Bogor
Pada tahun 2008, Hasjrul meluncurkan buku biografi setebal 456 halaman yang berjudul "Hasjrul Harahap, dari Mandor Jadi Menteri". Dalam buku itu ia menyampaikan perjuangan sebagai seorang bocah dari Desa Sipirok, Sumatera Utara, hingga menjadi seorang menteri.
*Meninggal Dunia*
Mantan Menteri Kehutanan Hasjrul Harahap tutup usia pada Sabtu pukul 14.46 WIB di usia 82 tahun karena penyakit kanker yang dideritanya selama 2 tahun. Sebelumnya Ia dirawat di RS Medistra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan Rabu (5/2/2014). Hasjrul meninggalkan seorang putri yaitu Ira Hasyda Harahap dan 5 orang cucu. Almarhum dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta pada Minggu (9/2/2014).
*Pendidikan*
SR Negeri, Rantau Prapat (1945); SMP Negeri, Padang Sidempuan (1948); SMA APPI, Jakarta (1952); S1 Fakultas Pertanian UI Bogor (sekarang IPB) (1961); Fakultas Ekonomi USU (1965, tidak selesai); Kursus Aneka Tanaman, Sumatra Utara IV (1961); Kursus LPP, Jogja (1966); Kursus Top Management, Jakarta (1971); Program Senior Eksekutif INSEAD, Prancis (1979); S2 Magister Management Prasetya Mulya, Jakarta (1997); S3 Doktor IPB (Institute Pertanian Bogor), Studi Pengelolaan SDA & Lingkungan (2004).
*Karier*
Guru SMP Taman Putra, Bogor (1955-1957); Guru Taman Madya & Regina Pacis, Bogor (1958-1961); Ass. Dosen Fak Pertanian UI, Bogor (1959-1961); Ass. Tanaman PPN Sum-Ut IV Sei Mangke/ Badan Pertimbangan Pertanian Sum-Ut (1961-1962); Staf Ahli /Interne Controle (1963); Kepala Urusan Ekonomi PPN Karet V / Dosen KPP Tanjung Morawa / Anggota Dewan Pengembangan Pertanian Sum-Ut (1965-1967); Kepala Bagian Tanaman PTP V (1966-1967); Pejabat Administratur Perkebunan Rambutan (1967); Direktur Produksi PNP V (1968-1978); Direktur Utama PTP XXIII Jawa Timur (1978-1983); Kepala Staf Bina Perusahaan Negara (1982-1983); Mentri Muda UPP Tanaman Keras Republik Indonesia (Kabinet Pembangunan IV 1983-1988); Menteri Kehutanan (Kabinet Pembangunan V 1988-1993); Anggota Dewan Pertimbangan Agung (1993-1998); Pengajar Pasca Sarjana IPB, USU, Univ Medan Area (2004-2008).
*Kegiatan Lain*
Ketua Umum Mesjid Agung Sunda Kelapa (1995-2000)
Pendiri Yayasan Pengembangan Teknologi Indonesia (YPTI) (1983)
*Karya*
Otobiografi Hasjrul Harahap dari Mandor jadi Menteri; Tinjauan buku Hasjrul Harahap Dari Mandor jadi Menteri; Artikel kompasiana buku Hasjrul Harahap Dari Mandor jadi Menteri; Ulasan buku Tempo Hasjrul Harahap Dari Mandor jadi Menteri; Jakarta Post Hasjrul Harahap Dari Mandor jadi Menteri.
*Penghargaan*
Menerima Pengahargaan Anugerah Bintang Mahaputra Adipradana I (1987)
MURI (Museum rekor-dunia Indonesia) peraih S3 Doktor tertua 2004
Senin, 07 April 2014
Fakta Unik Mengenai Adzan

Setiap hari suara adzan selalu berkumandang, terlebih bagi negara yang mayoritas umatnya beragama islam. Apabila telah dikumandangkan, wajib hukumnya umat muslim di dunia untuk melaksanakan sholat. Dibalik merdunya suara Adzan yang berkumandang, ada keistimewaan tersendiri dari adzan, sehingga bagi muadzin (orang yang menyerukan azan) sekalipun, Allah telah menjanjikan pahala kepadanya. Di balik keistimewaannya, adzan juga menyimpan fakta unik.
1. Kalimat penyeru yang mengandung kekuatan dahsyat
Begitu adzan berkumandang, kaum muslim yang benar-benar beriman dan bertakwa kepada Allah akan segera bergegas ke masjid menunaikan salat. Tanpa sadar syaraf akan memerintahkan tubuh untuk segera menunaikan salat.
Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak umat muslim mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi). Seakan suara khas adzan telah tertanam dalam alam bawah sadar setiap muslim. Sehingga ketika mendengarnya, indra-indra tubuh mereka lalu bergerak untuk salat. Suara adzan seakan telah menyentuh fitrahnya untuk beribadah.
2. Banyak non-muslim yang menjemput hidayah setelah mendengar adzan
Banyak kisah perjalanan hidup kaum mualaf hingga akhirnya menemukan hidayah yang seringkali menyentuh nurani. Berbagai sebab mereka akhirnya masuk Islam. Salah satu sebab yang sering terjadi adalah suara adzan yang didengar mereka, telah menggetarkan hari dan kesadaran terdalam untuk mengucap syahadat. Seakan fitrah Islam dalam diri mereka terbangkitkan melalui alunan adzan itu.
Kementerian Urusan Agama Turki pernah melansir sedikitnya 634 orang telah masuk Islam selama tahun 2011, termasuk 467 wanita, yang berusia rata-rata 30 sampai 35 tahun, dan berasal dari kebangsaan yang berbeda mulai dari Jerman, Maldiva, Belanda, Perancis, Cina, Brasil, AS, Rumania dan Estonia. Mereka adalah turis-turis yang tengah melancong ke Turki.
Di kota Kayseri Turki sendiri, sedikitnya 14 orang telah masuk islam selama empat tahun terakhir, termasuk 10 wanita. Grand Mufti kota Kayseri, Syaikh Ali Marasyalijil menyebutkan umumnya mereka masuk Islam setelah tersentuh mendengar alunan adzan.
Rapper papan atas Amerika Serikat, Chauncey L Hawkins yang populer disapa Loon bahkan mengakui masuk Islam setelah mendengar suara adzan saat dirinya tengah berkunjung ke Abu Dhabi, Dubai.
Masih banyak lagi kisah menyentuh mualaf yang masuk Islam setelah mendengar alunan kumandang adzan.
3. Perintah adzan datang melalui mimpi
Pada awalnya Rasulullah SAW tidak tahu dengan cara yang digunakan untuk mengingatkan umat muslim bila waktu salat tiba. Ada sahabat yang menyampaikan usul untuk mengibarkan bendera, menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan membunyikan lonceng. Semua saran itu dianggap kurang cocok.
Hingga datanglah sahabat, Abdullah bin Zaid yang bercerita jika dia mimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan seperti saat ini. Lalu dikabarkanlah perihal mimpi ini kepada Rasulullah. Umar bin Khathab mendengar hal itu dan ternyata dia juga mengalami mimpi yang sama. ”Demi Tuhan yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi)”. Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.”
Rasulullah menyetujui untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu sebagai tanda waktu salat tiba.
4. Dikumandangkan saat peristiwa-peristiwa bersejarah
Selain digunakan untuk menandakan waktu salat tiba, adzan juga dikumandangkan pada momen-memen penting dan bersejarah. Misalnya ketika seorang bayi lahir. Selain itu, saat peristiwa penting dalam Islam terjadi, adzan juga berkumandang. Ketika pasukan Rasulullah berhasil menguasai Makkah dan berhala-berhala di sekitar ka’bah dihancurkan, Bilal bin Rabbah mengumandangkan adzan dari atas Ka’bah.
Peristiwa lain, ketika Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman yang mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur, beberapa perajurit Ottoman masuk ke dalam lalu mengumandangkan adzan sebagai tanda kemenangan mereka.
5. Miliaran kali dikumandangkan sejak 14 abad lalu
Adzan dikumandangkan 5 kali sehari. Semenjak adzan pertama kali dikumandangkan 14 abad lalu hingga saat ini, tak dapat dihitung berapa juta kali adzan telah berkumandang.
Anggaplah setahun 356 hari. Jika 14 abad adalah 1400 tahun, maka 1400 tahun x 356 hari = 511000 hari. Dalam satu hari, adzan 5x dikumandangkan. Sehingga sedikitnya adzan telah dikumandangkan 2.555.000 kali. Jika dalam satu hari ada 1 juta muslim di dunia yang mengumandangkan adzan, jadi adzan telah dikumandangkan sebanyak 2.555.000.000.000 kali. Subhanallah!
6. Tak henti dikumandangkan hingga kiamat
Bumi berbentuk bulat. Ini menyebabkan terjadi perbedaan waktu solat pada setiap daerah. Ketika adzan telah selesai berkumandang di satu daerah, maka selanjutnya adzan berkumandang di daerah lain.
Satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula Sumatera. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.
Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.
Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.
Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.
Sebelum adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul.
Begitu seterusnya adzan terus berkumandang di bumi dan tidak pernah berhenti hingga kiamat terjadi. Subahanallah.
source
Minggu, 06 April 2014
Menghidupkan Senter di Smartphone Android
![]() |
| gambar 1 |
![]() |
| gambar 2 |
![]() |
| gambar 3 |



